Instalasi Server Berbasis CentOS 4.6

Bagi Anda yang ingin mencoba instalasi server dengan menggunakan sistem operasi berbasis GNU/Linux, Anda dapat mencoba CentOS (Community Enterprise Operating System) yang merupakan sistem operasi yang di-desain untuk bekerja di lingkungan enterprise sebab memang CentOS dibangun dari RHEL (Red Hat Enterprise Linux) sehingga bisa dikatakan CentOS 100% kompatibel dengan RHEL.

Walaupun CentOS merupakan sistem operasi untuk lingkungan enterprise akan tetapi tidak dengan serta merta hanya bisa diinstall dan berperilaku layaknya server saja. Saya menganggap bahwasannya CentOS juga bersifat general purpose sebab saya pribadi menggunakannya pada laptop saya dan digunakan sehari-hari layaknya Anda menggunakan sistem operasi layaknya kebanyakan pengguna dekstop.

Sebelum melakukan instalasi ada baiknya Anda periksa dulu apakah hardware Anda kompatibel dengan CentOS. Sesuai dengan paparan sebelumnya CentOS 100% kompatibel dengan RHEL jadi Anda dapat memperoleh informasi mengenai hardware yang sudah certified dari hardware.redhat.com. Akan tetapi berdasarkan pengalaman saya pribadi kebanyakan hardware yang belum certified menurut Red Hat bisa juga diinstall CentOS jadi Anda tidak perlu ragu untuk mencobanya kecuali ada salah satu komponen hardware yang benar-benar aneh bin ajaib mungkin sehingga Anda harus pikirkan betul keputusan Anda untuk menginstall CentOS.

Tahapannya sangat mudah saya kira dan berikut ini akan tahapan-tahapan instalasinya. Sekali lagi ini cara saya dan bisa berfungsi dengan baik untuk saya. Oleh karena itu cara yang saya lakukan tidak berarti cara mutlak untuk melakukan instalasi server berbasis GNU/Linux. Selain itu mungkin cara ini tidak cocok untuk Anda jadi harap berhati-hati.

  • Masukkan CD pertama dan boot dari CD-ROM. Pada saat booting akan terlihat tampilan seperti di bawah ini :
  • Karena saya yakin CD yang sudah saya burn dapat berfungsi dengan baik maka saya pilih Skip pada tampilan berikut ini :
  • Saya pilih Next pada tampilan berikut ini :
  • Saya pilih Next pada saat Language Selection berikut ini :
  • Saya pilih Next pada saat Keyboard Configuration berikut ini :
  • Saya pilih Server kemudian Next pada saat Installation Type berikut ini :
  • Saya pilih Manually partition with Disk Druid kemudian Next pada saat Disk Partitioning Setup berikut ini :
  • Saya pilih Yes pada saat muncul peringatan berikut ini :
  • Saya menggunakan partisi swap dengan rumus total swap = 2 × total RAM. Sisanya saya gunakan sebagai partisi root (/) seperti terlihat di bawah ini :
  • Saya pilih Next pada saat Boot Loader Configuration berikut ini :
  • Saya pilih Edit, uncheck Configure using DHCP kemudian isikan alamat IP berikut netmask-nya. Setelah itu pilih OK pada saat Network Configuration berikut ini :
  • Masih di Network Configuration saya isikan pada bagian Hostname saya pilih manually kemudian sesuaikan juga Gateway berikut Primary DNS. Jika diperlukan Secondary DNS dan Tertiary DNS bisa Anda isikan juga jika memang diperlukan. Selanjutnya pilih Next.
  • Saya pilih No firewall dan SELinux dalam posisi Disabled kemudian Next pada saat Firewall Configuration berikut ini :
  • Saya pilih Proceed pada saat muncul peringatan berikut ini :
  • Saya pilih Next pada saat Additional Language Support berikut ini :
  • Saya pilih Asia/Jakarta kemudian pilih Next pada saat Time Zone Selection berikut ini :
  • Isikan password untuk root kemudian pilih Next pada saat Set Root Password berikut ini :
  • Saya pilih Minimal kemudian pilih Next pada saat Package Group Selection berikut ini :
  • Saya pilih Next pada saat About to Install berikut ini :
  • Anda tinggal menunggu pada saat Installing Packages berikut ini :
  • Seharusnya pada saat ini Anda sudah memiliki server yang berbasis GNU/Linux yang pada kesempatan ini distribusi yang digunakan adalah CentOS. Pilih Reboot untuk mengakhiri.

Instalasi yang baru saja dilakukan saya menyebutnya sebagai bahan dasar, artinya agar dapat sesuai dengan peruntukannya baik berupa DNS server, SMTP server, Web server dan lain sebagainya maka perlu dilakukan setting lebih lanjut. Untuk itu akan saya bahas pada kesempatan berikutnya. Selamat mencoba dan selamat datang di komunitas FOSS (Free and Open Source Software).

Syndicate content